Baru-baru ini saya melakukan perjalanan ke Timur. Timur nya Indonesia, Makassar. Sejujurnya saya belum pernah menjejakan kaki sebelumnya ke bagian Timur Indonesia, jadi baru kali inilah saya ke sana untuk pertama kali.
Semuanya bermula dari niat saya untuk mengikuti acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak ke-VIII, yang ternyata pada tahun ini diselenggarakan oleh IDAI cabang Makassar dan Universitas Hasanuddin. Sebenarnya saya sempat ragu awalnya karena tentunya biayanya tidak murah dan lokasinya cukup jauh. Tapi demi cita-cita (halah) maka saya bela-belain berangkat juga walaupun harus mempersiapkan ini dan itu.
Drama nya tidak hanya berhenti di kegalauan itu saja. Saya kebingungan mencari teman buat pergi bareng. Karena bagaimana juga punya teman untuk menjelajahi tempat yang jauh dan baru selalu menyenangkan, daripada berakhir dengan bengang bengong kayak sapi ompong, hehe. Si A, si B, si C sampe si Z saya tanya hasilnya nihil. Awalnya si A mau but unfortunately karena si A baru menikah dan tiba-tiba si A "ngisi" maka si A tidak jadi berangkat. Lalu ada si B yang dari awal memang terlihat galau dan ragu-ragu untuk berangkat. Saya pun menyerah buat merayu si B karena si B ga punya pegangan hidup kayaknya. Akhirnya saya pun hopeless dan bersiap untuk worst case, berangkat sendiri, alone.
Dua bulan sebelum acara saya pun sudah membayar lunas acara dan mulai mencari tiket pesawat, booking penginapan, dll. Sekali-kali browsing dan nonton youtube sekedar biar tau apa sih makassar dan kemana saja objek wisata disana. Supaya waktu yang dihabiskan disana efektif dan efisien hehe. Semuanya siap dan saya tinggal menunggu waktu keberangkatan.
Sampai pada suatu hari dewi fortuna pun berpihak kepada saya. Saya ditugaskan untuk mengikuti pertemuan diare oleh dinas kabupaten di hotel Novotel Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh dinas kesehatan provinsi. Di sana saya bertemu dengan kakak tingkat saya, mbak Priska. Singkat cerita kami ngobrol dan akhirnya saya pun menawarkan dia untuk ikut acara PIT IKA tersebut. Dia kelihatan tertarik dan berjanji akan mengabarkan bila jadi. Beberapa hari kemudian akhirnya dia mengabarkan bahwa dia jadi berangkat dan membawa seorang temannya yang juga kakak tingkat saya yaitu mbak Ani. Akhirnya lengkap sudah formasi tim kami. Kami bertiga akan berangkat ke Makassar :D. to be continued...
No comments:
Post a Comment