Hari masih sangat pagi, saya berada dalam sebuah lift di sebuah gedung. Saya mengenakan setelan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam. Lengkap dengan sepatu pantopel hitam mengkilat yang baru saja disemir. Ya, tampilan saya persis seperti... Mahasiswa baru yang sedang propti. Akhirnya pintu lift terbuka, saya bergegas keluar menuju ke sebuah lorong dan berbelok ke arah kanan di ujungnya. Sampa sana saya melihat begitu banyak orang yang sedang hiruk pikuk, sekilas saya melihat sebuah gaun pengantin berwarna keemasan, saya bertanya ini pernikahan siapa ya?
Saya lanjutkan berjalan memasuki sebuah kamar. Di kamar itu saya melihat deretan jas bergantung dan siap untuk dipilih. Ada seseorang yang tiba-tiba menghampiri saya dan meminta saya untuk segera memilih salah satu jas karena diburu waktu. Saya berfikir ini jas untuk apa? Dan mengapa saya diburu-buru begini? Saya akhirnya memilih salah satu jas berwarna hitam pekat dan mengenakannya. Saya segera disuruh turun dan menaiki mobil.
Sebuah mobil sedan hitam menghampiri saya di depan lobby gedung tersebut, saya pun menaikinya. Saya masih bingung saya mau dibawa kemana? Akhirnya saya sampai di sebuah masjid yang cukup megah. Di sana saya disambut keluarga saya. Beberapa teman saya menghampiri saya, mereka menyalami saya. Salah seorang berkata bahwa pengantin wanitanya akan segera tiba. Saya bertanya siapa yang menikah hari ini? Mereka bilang sayalah yang akan menikah hari ini. Saya kaget, saya menikah? Dengan siapa? Mereka bilang tunggu saja sebentar lagi calon isteri saya tiba. Di antara mereka saya mengenali seseorang saya bertanya mengapa pakaiannya berbeda seperti hendak ke kantor? Dia bilang dia tidak bisa hadir di pernikahan saya karena dia ada urusan di kantor. Saya meminta dia tetap datang tapi dia tidak bisa. Akhirnya dia pun pergi dari situ.
Tak lama kerumunan orang menunjuk ke arah gerbang Masjid. Sebuah mobil sedan masuk bersama iringan mobil lain. Saya nerveous, saya bertanya siapa gerangan yang ada di dalam? Tak lama mobil pun berhenti d depan masjid. Pintu terbuka, dan dari pintu belakang tampak kaki sebelah kiri wanita dengan heels berwarna emas.
"tit tit tit tit" Suara alarm berbunyi menbangunkan saya. Ternyata sudah pukul 05.00 WIB. Keadaan di kamar masih gelap karena listrik masih padam. Saya terdiam benar-benar mimpi yang aneh. Saya pun bergegas untuk mengambil air wudhu untuk sholat subuh.
No comments:
Post a Comment